Feeds:
Posts
Comments

Mengenal Preeklampsia

Preeklampsia adalah suatu komplikasi dalam kehamilan yang sering disebut sebagai keracunan kehamilan. Sindrom ini dideteksi dari naiknya tekanan darah pada kehamilan diatas usia 20 minggu disertai hasil pemeriksaan protein urin yang positif. Merupakan salah satu penyebab kematian ibu hamil dan kematian janin. Preeklampsia dapat menyebabkan komplikasi selama kehamilan terhadap ibu dan janin. Pada ibu menyebabkan plasenta terlepas dari tempat menempelnya (solusio plasenta), gagal ginjal akut, komplikasi jantung dan pembuluh darah, gangguan pembekuan darah sampai kepada kematian ibu hamil. Sedangkan komplikasi terhadap janin berupa pertumbuhan janin terhambat, sampai kepada kematian janin dalam rahim.

Beberapa faktor risiko kehamilan yang dapat menimbulkan preeklampsia antara lain;

Faktor risiko pada bumil:

- obesitas/kegemukan pada ibu

- diabetes mellitus

- riwayat hipertensi sebelumnya

- riwayat penyakit ginjal

- riwayat preeklampsia kehamilan sebelumnya

- penyakit autoimun

Faktor risiko yang berhubungan dengan kehamilannya:

- primigravida (kehamilan pertama)

- kehamilan kembar

- kelainan pada janin dan plasenta

Bagaimana mencegah terjadinya preeclampsia?

Belum ada metode dan obat yang baku untuk mencegah komplikasi ini, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen kalsium dan pemberian aspirin pada kasus risiko tinggi dapat bermanfaat. Suplemen kalsium yang dianjurkan 1500 – 2000 mg per hari.

Selamat atas kehamilan Anda!

Saat anda tahu bahwa anda positif hamil, apa yang harus Anda lakukan? Tentu saja anda sudah tidak sabar untuk mengetahui segalanya tentang kehamilan. Memeriksakan diri ke dokter atau ke bidan untuk memastikan bahwa Anda betul-betul hamil..itulah kunjungan antenatal care pertama Anda. Lalu kemudian apalagi ..?

Pemeriksaan antenatal penting dilakukan oleh wanita hamil untuk menjalani kehamilan yang baik dan sehat. Untuk kehamilan yang tidak memiliki komplikasi atau risiko, pemeriksaan antenatal dapat dilakukan oleh bidan atau dokter. Tetapi pada kehamilan dengan komplikasi, anda harus ditangani oleh seorang dokter obstetri dan ginekologi. Pemeriksaan dapat dilakukan di klinik atau rumah sakit. Kunjungan antenatal pertama anda idealnya tidak lebih dari usia kehamilan 14 minggu.

Berapa kali kunjungan harus dilakukan selama kehamilan?

Pada wanita dengan kehamilan pertama dan tanpa masalah/komplikasi, kunjungan sebanyak 10 kali selama kehamilan sudah cukup memadai. Sedangkan wanita dengan kehamilan multipara, 7 kali kunjungan cukup. Selama kunjungan tersebut Anda akan mendapatkan informasi mengenai usia kehamilan, kesehatan dan perkembangan janin anda, persiapan persalinan serta hal-hal yang perlu diketahui selama kehamilan dan persalinan.

Apa saja yang perlu diketahui selama kehamilan?

Mual muntah pada kehamilan muda

Mual muntah lebih sering terjadi pada kehamilan kembar dan mola. Mual adalah gejala yang terjadi pada 80-85% wanita hamil selama trimester pertama. Pada kondisi mual dan muntah yang berlebihan dapat terjadi gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit serta kekurangan nutrisi yang dikenal dengan istilah hiperemesis gravidarum. Pada keadaan ini maka wanita hamil tersebut harus dirawat. Gejala mual berhubungan dengan peningkatan hormon progesteron pada awal kehamilan, dan akan berangsur menghilang setelah usia 14-20 minggu.

Heartburn/Rasa terbakar di dada

Rasa seperti terbakar atau tidak nyaman pada daerah dada atau tenggorokan sering dialami wanita hamil. Hal ini berhubungan dengan adanya regurgitasi asam lambung ke kerongkongan atau mulut sehingga mengeluarkan cairan asam pahit. Kondisi ini dapat diatasi dengan perubahan posisi, pemberian antasida dan porsi makan yang sedikit-sedikit (small frequent feeding)

Konstipasi

Konstipasi paling umum dijumpai sepanjang kehamilan, sekitar 39% muncul setelah usia 14 minggu. Gejala dapat memberat pada wanita yang sering mengalami konstipasi sebelumnya atau konsumsi suplemen zat besi. Pencegahan dapat dilakukan dengan makanan yang berserat, minum air putih banyak, sayuran dan buah-buahan. Jika tidak membantu dapat dipertimbangkan pemberian suplemen serat atau zat laksatif.

Hemoroid/Wasir

Delapan persen wanita hamil mengalami hemoroid pada 3 bulan terakhir kehamilannya, dan memburuk setelah menjalani persalinan normal. Hemoroid akan membaik sendiri setelah persalinan, dan pengobatan yang dilakukan hanya bersifat simtomatik (menghilangkan gejala saja).

Varises

Varises terjadi karena adanya penumpukan darah pada pembuluh darah balik (vena) karena katup pembuluh darah yang kendor pada daerah tungkai. Seperti hemoroid, gejala ini akan membaik setelah persalinan. Gejala dapat dikurangi dengan pemakaian stoking khusus yang bersifat kompresi/penekanan selama kehamilan.

Keputihan/vaginal discharge

Wanita hamil sering mengeluarkan lendir vagina yang berlebihan selama kehamilan. Jika cairan yang keluar berbau tidak sedap dan berhubungan dengan keluhan gatal atau nyeri/panas saat buang air kecil, maka kemungkinan besar Anda mengalami infeksi vagina (bacterial vaginosis, trichomonas atau jamur candida). Dapat juga disebabkan oleh reaksi alergi pada vulva. Jika Anda mengalami masalah ini, Anda harus memeriksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Nyeri pinggang/punggung

Rasa nyeri, pegal atau tidak nyaman pada daerah pinggang atau punggung selama kehamilan sering terjadi. Sebanyak 61% wanita hamil mengeluhkan hal tersebut. Terapi pijat dan olahraga air/renang dapat membantu mengurangi gejala tersebut.

Perubahan Lifestyle

Suplemen makanan/vitamin

Suplemen yang paling penting selama kehamilan adalah asam folat. Diberikan 400 mg per hari 1 bulan sebelum konsepsi dan sampai 12 minggu usia kehamilan dapat mengurangi risiko bayi mengalami kelainan tabung saraf (neural tube defect). Suplemen asam folat harus dilanjutkan pada wanita pembawa sifat thalasemia untuk mencegah defisiensi asam folat dan anemia pada ibu hamil. Wanita hamil yang menjalani diet atau vegetarian sebaiknya menjalani konsultasi gizi dengan ahlinya untuk mendapatkan dan menyesuaikan asupan vitamin yang dibutuhkan.

Makanan

Direkomendasikan makanan sehat yang mengandung tinggi protein dan relatif rendah lemat dan karbohidrat, plus tambahan susu. Risiko penyakit listeriosis dapat dihindari dengan mengkonsumsi makanan matang dan minum susu pasteurisasi. Infeksi salmonella (typhoid) dapat diminimalkan dengan menghindari makanan mentah atau setengah matang.

Obat-obatan

Obat-obatan sedapat mungkin sedikit digunakan dan sesuai dengan keperluan (benefit melebihi risiko) serta ditentukan oleh resep dokter, terutama pada 13 minggu pertama kehamilan saat terjadi pembentukan organ tubuh janin. Obat-obatan herbal relatif lebih aman.

Pekerjaan/Aktivitas

Sebagian besar wanita hamil dapat dipastikan aman untuk terus bekerja/beraktivitas. Namun demikian pekerjaan harus dipastikan dan diidentifikasi risikonya terhadap kehamilan. Misalnya seorang guru yang banyak berdiri, atau seorang paramedis yang sering berhubungan dengan orang sakit.

Olahraga

Untuk mempertahankan kondisi tubuh tetap fit selama kehamilan, wanita hamil tanpa risiko/komplikasi kehamilan dianjurkan untuk olahraga/gerak tubuh seperti aerobik ringan, renang atau senam. Dianjurkan melakukan olahraga regular skala ringan sampai sedang minimal 3 kali seminggu. Hati-hati terhadap olahraga atau aktivitas dengan risiko trauma pada daerah perut, jatuh atau tekanan berlebihan pada persendian. Scuba diving dapat berisiko kelainan janin dan penyakit dekompresi pada janin.

Hubungan seksual

Hubungan seksual selama kehamilan diketahui tidak berhubungan dengan dampak yang buruk atau efek samping, tetapi hubungan seksual pada kehamilan cukup bulan berhubungan dengan lebih cepatnya waktu persalinan.

Alkohol dan Rokok

Alkohol dan rokok berhubungan dengan kelainan kongenital pada janin, berat badan janin rendah dan persalinan prematur. Wanita hamil diharuskan untuk menghindari rokok dan alkohol dalam usia berapapun kehamilannya.

Travelling

Penerbangan yang panjang dan lama berhubungan dengan risiko terjadinya trombosis vena (sumbatan pada pembuluh darah balik). Pemakaian stoking ketat (fitted compression stocking) secara benar dapat mengurangi risiko ini dengan efektif. Penggunaan sabuk pengaman saat berkendara sangat penting. Pemakaian yang benar (yaitu ‘above and below the bump, not over it’) dapat mengurangi risiko cidera pada wanita hamil saat terjadi kecelakaan mobil.

Jadi…apakah anda sudah melakukan pemeriksaan antenatal?

Childbirth..normal process

This video shows how childbirth in normal process happens. Nine months of waiting comes to and end with a magical moment you will never forget…It’s the beauty of being a new mom

10 reasons to work your body

10 alasan kenapa kita perlu berolahraga..yang pastinya akan lebih memicu kita untuk mau ikut klub senam, gym atau sekedar ‘menggerakkan badan’. Investasi untuk hidup anda lebih lama…

10 reasons to work your body

images-24The numbers are shocking. Just three out 10 American adults are active enough to stay healthy and fit. Nearly four out of 10 admit they aren’t active at all, despite reams of research proving that exercise is a powerful preventive, and sometimes an antidote, for disability and illness. Which side of this divide are you standing on—and why?images-26

Regular physical activity makes an enormous difference to the quality and length of your life, a fact underscored by hundreds of solid studies. In a nutshell, exercise does the following:

  1. Lessens the likelihood of getting heart disease, the No. 1 killer of Americans. How? Exercising regularlyimages-27 may bump up the number of blood vessels feeding the heart, help prevent plaque buildup by striking a healthier balance of blood lipids (HDL, LDL, and triglycerides), and help arteries retain resilience despite the effects of aging. Even if you already have heart disease, exercise lowers your chances of dying from it.
  2. Lowers blood pressure, a boon for many body systems. Long-term hypertension (high blood pressure) doubles or triples the odds of developing heart failure and helps pave the path to other kinds of heart disease, stroke, aortic aneurysm, and kidney disease or failure.images-30
  3. Helps prevent diabetes by paring off excess weight, modestly lowering blood sugar levels, and boosting sensitivity to insulin so that your body needs less of it. If you have diabetes, exercise helps control blood sugar.
  4. Reduces risk for developing cancers of the colon, breast, endometrium (uterine lining), and prostate. By helping you attain a healthy weight, exercise also lessens your risk for other cancers in which obesity is a factor.
  5. Helps shore up bones, which reach peak density and strength during the first three decades of life. Over time, bones become lacier and weaker as density slips away. When combined with calcium, vitamin D, and bone-saving medications if necessary, images-321weight-bearing exercise like walking, running, and strength training helps ward off bone loss. And balance-enhancing activities, including tai chi and yoga, help prevent falls that may end in fractures.images-33
  6. Helps protect joints by easing swelling, pain, and fatigue and by keeping cartilage healthy. Strong muscles support joints and lighten the load upon them. Activities that boost flexibility, such as stretching, yoga, and tai chi, extend range of motion.
  7. May limit and even reverse knee problems by helping to control images-35weight—a big deal, since for every step taken, each additional pound of body weight translates to four additional pounds of load on the knee, according to the Arthritis Foundation
  8. Lifts spirits by releasing mood-elevating hormones, relieving stress, and promoting a sense of well-being. images-36In some studies, exercising regularly has helped ease mild to moderate depression as effectively as medications; combining exercise with medications, therapy, and social engagement is even better.
  9. May boost your ability to fend off infection, as shown in three randomized trials of women who walked briskly 35 to 45 minutes a day, five days a week for 12 to 15 weeks, and experienced half the cold symptoms of a sedentary group. Additional research shows exercise prompts a modest, short-term upswing in natural killer cells and white blood cells, which help squelch infection.
  10. Adds years to your life. In the long-running Framingham Heart Study, moderate activity tacked on 1.3 years images-252of life for men and 1.5 years of life for women versus low activity. Raising the bar to high activity added 3.7 years for men and 3.5 years for women. Even current couch potatoes can’t wiggle out of this. A separat long-term study of 10,000 men ages 20 to 82, who were examined and given two fitness tests at five-year intervals, found those who made the effort to shift status from unfit to fit cut their likelihood of dying by 44% compared with those who stayed sedentary.

From: Harvard Health Publication-Harvard Medical School

Dari dulu, selalu ada pertanyaan bagaimana merencanakan jenis kelamin bayi sesuai dengan keinginan orang tuanya. Sebagai seorang dokter kandungan, saya selalu ditanyakan oleh pasien ‘gimana ya dok biar pengen punya anak laki-laki/ atau perempuan?’ Apa ada trik dan tips khusus?’

Secara medis ilmu embriologi dan reproduksi, jenis kelamin seorang anak ditentukan oleh ayahnya yang diwakilkan oleh sperma sang ayah, apakah sperma X atau sperma Y yang membuahi sel telur si ibu. Jadi sebetulnya jenis kelamin seorang bayi sudah ditentukan pada saat terjadi pembuahan, jauh sebelum jenis kelamin itu terdeteksi oleh USG pada kehamilan 16 mg. Jadi secara logika teori, jika ingin merencakan jenis kelamin bayi Anda maka harus dilakukan sebelum pembuahan/fertilisasi itu terjadi, dan mengusahakan sperma Y yang membuahi jika ingin anak laki-laki dan sperma X jika ingin anak perempuan.

Disarikan dari buku ‘How to Choose the Sex of Your Baby’ dari Dr. Landrum B. Shettles, MD, dan David M. Rorvik. Publikasi oleh Doubleday & Co.; copyright 1984 dan dari berbagai sumber (misc.kids.pregnancy contributor Ana Silva in September 1995).

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, pria menghasilkan 2 jenis perma, sperma X (perempuan) dan Y (laki-laki). Menurut riset, sperma Y lebih keci., lebih lemah tetapi berenang lebih cepat dibandingkan sperma X, yang lebih besar, kuat tetapi lambat bergerak.

Berdasarkan fakta ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan ‘dalam usaha’ mendapatkan anak laki-laki atau perempuan:
(1) Aspek yang paling penting adalah waktu berhubungan seks dalam siklus bulanan. Semakin dekat dengan ovulasi, kemungkinan besar untuk dapat anak laki-laki, karena sperma Y lebih cepat bergerak ke arah sel telur. Jika sanggama 3 hari atau lebih sebelum ovulasi, lebih mungkin untuk dapat anak perempuan karena sperma Y akan melemah dan mati, sedangkan sperma X jumlahnya masih banyak saat sel telur dilepaskan. Sedangkan, sanggama dari 2 hari sebelum ovulasi sampai beberapa hari setelah ovulasi, lebih baik untuk kemungkinan anak laki-laki. Sekitar 2 hari-48 jam sebelum ovulasi-kemungkinannya 50/50.

(2) pH vagina juga sangat penting. Suasana asam meningkatkan kemungkinan perempuan, karena asam akan ‘membunuh’ sperma Y yang lemah, dan meningkatkan jumlah sperma X untuk membuahi sel telur. Sedangkan suasana vagina yang basa, lebih kearah laki-laki. Shettles merekomendasikan douche/cuci vagina dengan campuran air dan asam cuka (asam) segera sebelum dilakukan sanggama untuk anak perempuan, dan douche campuran air dan baking soda (basa) untuk anak laki-laki.
(Catatan: Baca dosis formula Shettles untuk campuran larutan ini secara sempurna. Campuran yang salah akan berbahaya. Sebagian wanita secara natural memiliki vagina yang asam dan sulit untuk hamil anak laki-laki).

(3) Posisi sanggama dan dalamnya penetrasi juga penting, karena masalah pH. Semakin dekat dengan pintu masuk vagina, semakin asam suasana vagina. Semakin dalam penetrasi, sperma akan semakin dekat dengan sel telur. Sperma Y yang agresif akan lebih cepat sampai telur :) . Jadi penetrasi yang dalam meningkatkan keberhasilan anak laki-laki. Shettles menganjurkan posisi misonaris untuk anak perempuan, dan dog-style jika ingin anak laki-laki.
(4) Orgasme pada pihak isteri. Juga berhubungan dengan pH. Saat wanita mengalami orgasme, tubuh melepaskan zat kimia yang membuat kondisi vagina menjadi basa, sehingga nyaman untuk sperma Y. Dianjurkan tidak orgasme jika ingin anak perempuan!

(5) Jumlah sperma menjadi faktor lainnya. Jumlah sperma yang banyak mengarah ke anak laki-laki. Shettles menganjurkan 3 hal:

- Jika ingin anak laki-laki, jangan berhubungan seks selama 3-4 hari sebelum target date, 1 atau 2 hari sebelum ovulasi! Untuk anak perempuan, sanggama setiap hari dari hari pertama atau H5 selesai haid dan berhenti 3 hari sebelum ovulasi.

- Untuk suami, jika ingin anak laki-laki , pakai underwear yang longgar–boxer (hindari pakaian dalam ketat). Testis butuh suhu yang dingin untuk perkembangan sperma, dan sperma Y sangat memerlukan ini.

- Untuk anak perempuan, suami dianjurkan mandi air hangat sesaat sebelum hubungan intim. “Suhu ruangan’ baik untuk anak laki-laki. Hal yang sama seperti underwear ketat vs boxer–memberikan keuntungan buat sperma X.
(6) Terakhir, jika mencoba untuk anak laki-laki, Shettles menganjurkan sang suami untuk minum kopi berkafein, sebelum melakukan hubungan intim — tidak jelas bagaimana cara kerja dan kenapa, tapi kafein memberikan sperma Y energi tambahan!

Jadi, semua ini adalah hal-hal penting yang bisa Anda coba untuk dipraktekkan. Jika Anda bisa menentukan waktu ovulasi dan mengikuti aturan yang ada di buku ini, Dr. Shettles mengklaim keberhasilan 70-75% untuk anak perempuan dan 75-80% untuk anak laki-laki. As you see, it’s not 100%!!!
Shettles juga menganjurkan ‘praktek’ selama 3-6 bulan untuk menjalankan aturan main ini dengan benar

Perhatian: Informasi ini dikumpulkan dari berbagai sumber yang diusahakan lengkap dan akurat. Tidak ada jaminan untuk keberhasilannya. Bukan suatu advis medis. Untuk lebih jelasnya silakan konsultasikan dengan dokter Anda.
Just for a note:

Many of Shettles’ methods are also valid (and scientifically accepted) methods for increasing or decreasing overall fertility. Paying attention to the following elements is certainly relevant:

# A key to increasing fertility overall is charting time of ovulation during every monthly cycle. The three most common methods for determining ovulation are:

* (1) charting basal body temperature (BBT)
* (2) charting changes in cervical mucus
* (3) using an ovulation test-kit. There are many good resources for obtaining information on all these methods, and on increasing fertility in general.

# Regarding sex selection in particular, it is beyond question that having sex very close to the time of ovulation is an important way to increase the overall odds for conception. Other methods that are known to increase odds for conception include: deep penetration at the time of ejaculation; for women, having an orgasm together with or following the man’s orgasm; for men, wearing boxers instead of briefs; and for men, avoiding hot baths or hot tubs.

# As you’ll note, all of these also correspond with methods that favor boys, according to Shettles. In fact, he cautions that conceiving a girl may take considerably longer than conceiving a boy, *and* may take longer than conceiving using no techniques at all.

The Point: If you have trouble conceiving in general, or think you might have such trouble, the techniques for choosing a girl baby might not be for you — unless you’re willing to be patient!

Taken from many sources. http://www.childbirth.org/articles/sex.html

Seksio Sesarea

Buat ibu-ibu yang akan menjalani prosedur seksio sesarea karena indikasi kehamilannya ataupun yang memang memilih seksio sesarea untuk persalinannya, silakan lihat video berikut. Dengan mengetahui prosedur dari tindakan operasi yang akan dijalani, semoga memberikan pencerahan dan mengurangi kecemasan menjalaninya.

Water Birth

How normally process of birth in water….

The most intimate and beautiful birth process I’ve ever seen. Please consult your OBGYN for these process.

Breech delivery in the water. Amazing…

Deliver your twins in the water? Why Not??

laparoscopy surgeryKemajuan teknologi kedokteran membuat prosedur operasi semakin canggih. Sebelum adanya laparoskopi, dokter melakukan operasi dengan teknik laparotomi (bedah knvensional). Laparotomi dilakukan dengan membuat sayatan lebar pada dinding perut sehingga tangan dokter dapat masuk ke dalam rongga perut dan melakukan tindakan di dalamnya. Tetapi dengan adanya laparoskopi maka tidak diperlukan lagi sayatan lebar dan tangan dokter masuk ke dalam rongga perut, tapi cukup dengan menggunakan alat endoskopi canggih, berupa kamera dan alat-alat operasi mini sebagai pengganti tangan dokter.

Apa keuntungan prosedur laparoskopi dibanding bedah biasa?

Laparoskopi adalah sebuah prosedur minimal invasif, yang hanya memerlukan sayatan minimal pada dinding perut (hanya 0,5 cm). Dengan prosedur ini masa pulih pasca operasi lebih cepat, masa rawat singkat, risiko perlengketan pasca operasi minimal dan pasien dapat kembali ke aktivitas normal lebih cepat.images-5

Kasus apa saja yang bisa ditangani dengan laparoskopi?

Dalam bidang kebidanan dan kandungan cukup banyak kasus yang dapat ditangani, antara lain mioma (tumor jinak rahim), kista indung telur, hamil di luar kandungan, endometriosis (nyeri haid), infertilitas (sulit hamil), KB steril, perlengketan dalam perut, dan polikistik ovarium.

Bagaimana prosedur laparoskopi dilakukan?

images-31Seperti layaknya operasi konvensional, laparoskopi tetap memerlukan pembiusan dan dilakukan di kamar operasi. Setelah pembiusan, dinding perut disayat pada daerah pusat/umbilikus sekitar 1 cm. Kemudian dimasukkan kamera kecil untuk melihat organ-organ didalam rongga perut. Setelah itu dibuat sayatan kedua dan ketiga pada dinding perut bagian bawah, sedikit diatas tulang pinggul, diameter 0,5 cm, untuk memasukkan alat-alat berupa ’stik’ sebagai pengganti tangan dokter.

Berapa lama perawatan pasca laparoskopi?images-4

Karena tindakan operasi yang minimal invasif, maka perawatan setelah operasi hanya satu hari saja (dengan catatan jika tidak terjadi komplikasi selama operasi).Dan setelah itu pasien dapat kembali beraktivitas normal.

Apa saja risiko prosedur ini dan berapa besar dibandingkan bedah konvensional?

images-11Jenis risiko hampir sama dengan bedah konvensional (seperti perdarahan, infeksi dan cidera organ sekitar) tetapi dengan persiapan pra operasi yang baik, dan dilakukan oleh dokter ahli maka risiko ini sangat minimal dan lebih kecil dibanding bedah konvensional.

Pregnancy Calendar. Week 20

2974698743Anda berada pada usia pertengahan kehamilan. Janin berukuran 5 – 6,4 inchi dari kepala hingga tulang ekornya, dan berat 9 ons. Janin anda sudah dapat mendengar suara-suara disekitarnya, jadi bicaralah dengannya lebih sering. Janin seringkali menutup telinganya jika suara disekitarnya terlalu keras, kemudian bergerak dan ‘lompat’. Janin anda sudah mulai sering bergerak, berputar, berguling, meninju dan menendang. Apa anda dapat merasakannya? Rahim saat ini sudah mencapai pusat dan lekuk pinggul sudah mulai menghilang. Jangan khawatir, itu hanya sementara!

Older Posts »